Jasa Perbaikan Beton dalam Air Terbaik | PT Niaga Artha Chemcons 081807056556

Perbaikan Beton dalam Air

Dalam pembuatan struktur, beton masih menjadi pilihan yang utama hingga masa kini. Beton dapat dipergunakan baik di darat maupun di air. Seiring berjalannya waktu, semakin lama beton berdiri tentu beton akan mengalami kerusakan seperti retakan dan korosi pada tulangan beton. Tentunya jika beton mengalami kerusakan perlu segera dilakukan perbaikan beton.

Proyek PT Niaga Artha Chemcons di Pelabuhan Merak
Proyek PT Niaga Artha Chemcons di Pelabuhan Merak

Apa itu Perbaikan Beton dalam Air

Perbaikan beton dalam air adalah proses memperbaiki kerusakan beton yang terjadi pada area struktur beton di dalam air. Beton dalam air sering kali dipergunakan di sekitar air laut, mulai dari dermaga, jetty, jembatan, piers, break water (pemecah gelombang), dan lain-lain. Dalam pembangunannya tentu setiap beton di laut terkena air laut, bahkan hingga dalam masa perawatan atau curring.

Baca: Perbaikan Beton Mulai dari Rp65.000

Kandungan klorida (Cl) pada air laut sifatnya begitu agresif terhadap benda lain. Tentunya beton yang ada pada air laut mengalami reaksi karena air laut merembes ke dalam beton, sehingga beton mengalami percepatan pelapukan hingga beton kehilangan kekuatannya.

Kerusakan yang terjadi pada beton dalam air tentunya memerlukan upaya perbaikan beton. Terlebih risiko yang terjadi akan membahayakan aktivitas yang terjadi di atas beton.

Dokumentasi Project PT Niaga Artha Chemcons - Underwater Repair
Dokumentasi Project PT Niaga Artha Chemcons – Underwater Repair

Dampak Tidak Perbaikan Beton dalam Air

Berikut beberapa dampak yang terjadi jika tidak dilakukan perbaikan beton dalam air:

  1. Kerusakan Struktural
    Kerusakan pada beton dapat mengalami perkembangan sehingga berpotensi mengalami kegagalan struktural seperti runtuhnya struktur. Tentunya hal ini dapat membahayakan keselamatan dan keruginan besar dalam finansial.
  2. Korosi Tulangan
    Tulangan beton yang terkena air terlebih air laut dan bahan kimia dapat mengalami korosi, sehingga struktur beton semakin melemah.
  3. Kebocoran
    Retakan yang terjadi pada beton maupun lubang dapat menyebabkan lubang sehingga air masuk ke dalam beton.
  4. Kontaminasi
    Bukan hanya air laut yang bersifat agresif, kontaminasi dari bahan kimia atau zat berbahaya lainnya dapat masuk ke dalam beton. Hal ini tentunya membahayakan kesehatan orang-orang dan mencemari lingkungan.
  5. Penurunan Estetika
    Beton yang rusak tentunya membuat beton terlihat tidak menarik, dalam hal ini estetika beton menurun dan mempengaruhi nilai jual properti.
Proyek PT Niaga Artha Chemcons di Pelabuhan Merak
Proyek PT Niaga Artha Chemcons di Pelabuhan Merak

Jasa Perbaikan Beton dalam Air

Perbaikan beton tentu perlu dilakukan segera untuk mencegah terjadinya kerusakan jangka panjang. Dalam hal ini penting untuk memilih kontraktor yang berpengalaman.

Dokumentasi Project PT Niaga Artha Chemcons - Underwater Repair (Perbaikan Beton dalam Air)
Dokumentasi Project PT Niaga Artha Chemcons – Underwater Repair

Salah satu proyek yang telah kami kerjakan yaitu proyek Pipeline Jetty yang berlokasi di Cilegon, Merak, Provinsi Banten. PT Niaga Artha Chemcons mendapat kepercayaan untuk melakukan perbaikan beton dalam air. Dalam proyek perbaikan beton ini, kami menggunakan metode grouting beton. Metode ini dilakukan dengan mengisi rongga struktur beton keropos agar mengembalikan fungsi beton itu sendiri.

Kami berpengalaman mengerjakan proyek perbaikan beton dalam air, tentunya kami memiliki tim ahli serta teknisi yang handal untuk menyelesaikan proyek dengan baik dan berkualitas.

Percayakan permasalahan Anda untuk perbaikan beton dengan tim kami. Anda dapat berkonsultasi dengan kami secara gratis dan gratis survey untuk area Jabodetabek. Segera hubungi dengan KLIK DI SINI atau melalui email sales@ptnac.com.

Temukan Kami di Sosial Media!
Facebook: Niaga Artha Chemcons
Instagram: na_chemcons
Twitter: na_chemcons
LinkedIn: PT Niaga Artha Chemcons
Youtube: Dunia Konstruksi
Hotline: +62 818-005-6556

Tags: No tags